• 29

    Aug

    Mobil Angkutan Barang Mengangkut Orang?

    Yogyakarta (29/08) Setiap arus mudik dan balik lebaran banyak dijumpai mobil barang digunakan untuk mengangkut orang. Menurut UU nomor 22 Tahun 2009 pasal 137 ayat (4) Mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang, kecuali: (a) rasio Kendaraan Bermotor untuk angkutan orang, kondisi geografis, dan prasarana jalan di provinsi/kabupaten/kota belum memadai; (b) untuk pengerahan atau pelatihan Tentara Nasional Indonesia dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia; atau (c) kepentingan lain berdasarkan pertimbangan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/atau Pemerintah Daerah. Persoalannya, penggunaan mobil barang untuk angkutan orang seperti yang dijumpai arus mudik apakah memenuhi pengecualian butir (a) pasal 137 ayat (4) UU 22 Tahun 2009? Benarkah pada arus mudik pada lebaran tahu
  • 9

    Aug

    Muatan Melebihi Dimensi Kendaraan

    Pada dasarnya kendaraan angkutan barang harus memperhatikan muatan barang tidak melebih dimensi kendaraan. Ketentuan tersebut untuk menjamin keselamatan umum di jalan raya, karena masyarakat pengguna jalan juga memiliki hak atas keselamatan di jalan raya. Perhatikan saja foto di atas. Dimensi muatan melebihi batas dimensi kendaraan atau dimensi bak muatan kendaraan. Jelas pengendara tersebut melanggar peraturan lalu lintas karena memuat barang melebihi batas dimensi kendaraan. Pun tidak ada pula lampu tanda batas dimensi, terutama pada bagian atas kendaraan bagian depan dan belakang. Sehingga ketika malam hari tidak nampak keseluruhan dimensi kendaraan. Keadaan tersebut dapat membahayakan pengguna jalan lain, karena ketika kendaraan berbelok keseimbangan tidak terjaga sehingga bisa saja
  • 4

    Feb

    Melanggar Jalur Kanan dan Membahayakan Bisa Dituntut Percobaan Pembunuhan?

    Saya tercenung ketika mendengarkan penjelasan Muzakir, pakar hukum dari Universitas Islam Indonesia, pada acara talkshow Indonesia Lawyer Club di TV One Selasa lalu (31/1/2012). Muzakir menceritakan bahwa ketika dalam perjalanan pulang dari Jawa Timur ke Yogyakarta pada arah berlawanan sebuah bus melanggar marka jalan dan mengambil jalur kanan. Jika bus tersebut mengenai mobil saya, dan saya akan menuntut percobaan pembunuhan pada sopirnya Katanya. Lho koq bisa? Menurut Muzakir menjelaskan bahwa pengertian lalai dan menyebabkan hilangnya nyawa orang lain berbeda dengan keadaan bus yang mendahului kendaraan lain sementara itu di arah berlawanan ada kendaraan di jalurnya. Dijelaskan bahwa sopir tahu mendahului kendaraan harus memperhatikan keadaan pada kondisi aman dan di samping itu tahu te
  • 31

    Jan

    Jika Lampu Rem Diganti Warna Putih

    Penjelasan pasal 48 ayat 2 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 menyebutkan bahwa lampu rem berwarna merah dan lampu mundur berwarna putih atau kuning muda. Secara universal, pembagian warna tersebut berlaku di seluruh dunia. Maka ketika lampu dimodifikasi dan diganti dengan warna lain dapat membahayakan dan mengganggu pengguna jalan lain. Seperti kita berada di belakang semua kendaraan yang menyalakan lampu rem berwarna putih, seperti foto di atas, bisa kaget karena kaget dikira mobil tersebut akan mundur. Pernah pula ketika perjalanan malam hari saya pernah mengalami disorientasi terhadap sebuah obyek sepeda motor. Saya kira sepeda motor itu mengarah ke arah saya, sempat kaget. Ternyata sepeda motor itu menggunakan lampu belakang berwarna putih. Ketika saya bergerak hendak mendahului sepe
  • 30

    Jan

    Berhenti dan Parkir

    Terminologi berhenti dan parkir menurut UU Nomor 22 Tahun 2009 kelihatan agak tipis bedanya. Menurut pasal 1 butir 15 parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya, sedangkan berhenti adalah keadaan kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya (butir 16). Kalau kita cermati menurut bahasa hukum bedanya adalah pada dua hal (1) perbedaan saat atau lama kendaraan tidak bergerak, dan (2) pengemudi meninggalkan kendaraan atau tidak. Persoalan akan muncul jika kita cermati foto di bawah ini. Becak berada tepat di bawah rambu larangan parkir. Pengemudi alias tukang becak tidak meninggalkan kendaraannya, apakah termasuk kategori parkir? Kita tidak tahu apakah tukang becak itu sudah paham betul denga

Author

Follow Me