Pelanggaran Berjamaah Larangan Putar Balik

24 Sep 2012

f7dfb5f6a63f7dd81a254516a90fe5e1_putar-balik-1Yogyakarta (24/09) Istilah berjamaah dalam artian negatif tidak hanya digunakan pada korupsi (korupsi berjamaah), namun dalam praktek berlalu lintas di jalan juga terjadi pelanggaran berjamaah. Tengok saja di Jalan Solo Yogyakarta tepatnya sebelah barat Hotel Aquilla Yogyakarta terdapat larangan putar balik, namun tiap hari terjadi pelanggaran berjamaah di sana. Berjamaah, karena pelanggaran dilakukan bersama-sama oleh sejumlah pengendara.

9daef6d8613a7d2e650ca4367204282a_putar-balik-2Pada awalnya di lokasi tersebut tidak ada larangan putar balik, namun karena sering terjadi kemacetan dan kecelakaan maka larangan putar balik diberlakukan. Terjadinya kemacetan dan kecelakaan karena area putar balik sangat dekat dengan simpang tiga, hanya 15 meter saja. Sehingga pengendara yang berasal dari sebelah utara (Jl KH Muhdi) yang akan menuju ke arah kota Yogyakarta (belok ke kanan) selalu memanfaatkan area putar balik ini, sehingga langsung memotong jalan. Menjadi rawan kecelakaan, minimal membuat kemacetan karena jarak dari persimpangan dan putar balik sangat dekat (15 meter).

2e2a850fc48ff5030fce979019601ced_putar-balik-3Kemudian belum lama ini Dinas Hubkominfo DIY memasang larangan putar balik di kawasan ini. Pengendara yang ingin putar balik harus mengambil jarak yang lebih jauh sekitar 200 meter di sebelah barat Hotel Sheraton Yogyakarta. Total pengendara harus memutar sejauh paling tidak 400 meter.

Ketika tidak ada petugas, maka pelanggaran berjamaah itu pun terjadi setiap hari karena pengendara malas mengambil jarak yang lebih jauh. Bahkan di tempat itu terkadang ada ‘sukarelawan’ atau pak ogah yang membantu kelancaran pengendara yang akan putar balik, sudah barang tentu dengan mengharap imbalan uang receh.


TAGS pelanggaran rambu lalu lintas pelanggaran berjamaah korupsi berjamaah larangan putar balik


-

Author

Follow Me